Home » Teknologi » Cara Untuk Mencegah Virus Masuk ke Dalam Komputer

Cara Untuk Mencegah Virus Masuk ke Dalam Komputer

Keberadaan virus komputer sangat mengancam kesehatan dan kestabilan komputer, mengakibatkan gangguan bahkan kerusakan. Virus bisa menyerang data dan juga sistem. Oleh sebab itu, keberadaan virus harus bisa dideteksi secara dini agar dapat dilakukan langkah pencegahan penyebaran virus ke seluruh sistem komputer.

Virus yang bersarang pada laptop atau komputer bisa mengakibatkan kerusakan pada data, bahkan bisa lebih parah lagi yaitu kehilangan data. Sementara virus yang menyerang sistem bisa berakibat lebih fatal lagi yakni tentunya kerusakan pada sistem komputer itu sendiri.

Konsekuensinya komputer tidak dapat digunakan atau dioperasionalkan.

Untuk mengetahui bagaimana langkah-langkah yang bisa dilakukan guna mencegah virus masuk ke dalam leptop atau komputer, simak pembahasannya berikut ini.

Memasang Antivirus

Salah satu cara untuk mencegah virus masuk ke komputer adalah dengan memasang antivirus. Antivirus merupakan software yang secara khusus berfungsi untuk mendeteksi keberadaan virus yang berpotensi menyerang data atau sistem operasi komputer dan mencegah perkembangan virus tersebut dengan mengarantina atau menghapusnya.

Saat ini banyak beredar antivirus yang memiliki keunggulan masing-masing dalam mendeteksi virus, trojan, spyware, worm, dan lain sebagainya.

Dan banyaknya antivirus yang beredar di pasaran, Anda haru jeli dalam memilih antivirus yang akan dipasang ke leptop atau komputer Anda. Karena setiap antivirus memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Berkenaan dengan hal tersebut, Anda harus dapat membandingkan keunggulan dari setiap antivirus.

Menonaktifkan Autorun

Autorun adalah perintah eksekusi secara otomatis (autoplay) untuk membuka suatu program atau aplikasi pada media penyimpan data, seperti flashdisk, CD/DVD, memory card, dan lain-lain. Cara kerjanya adalah ketika media penyipanan data dihubungkan atau dimasukkan ke komputer, maka sistem operasi akan membaca file autorun.inf yang terdapat pada root direktori media tersebut. Selanjutnya sistem operasi secara otomatis membuka dan menjalankan aplikasi yang ditunjuk oleh file autorun.inf.

Untuk mencegah serangan virus melalui jalur tersebut, langkah paling efektif yang bisa dilakukan adalah dengan menonaktifkan autorun.

Menonaktifkan autorun dapat dilakukan dengan tiga cara yakni melalui registry, group policy, dan menekan tombol Shift.

Lampiran Email

Diharapkan untuk tidak membuka email tertentu, apa lagi email yang tidak jelas siapa pengirimnya. Email tidak membawa virus, yang membawa virus adalah attachment yang dibawa email tersebut.

Biasanya, file tersebut memiliki format .VBS, .EXE, .BAT, dan lain sebagainya. Maka dari itu, kalau ada pesan masuk di email yang tidak diketahui, diamkan saja atau hapus pesan tersebut.

Hapus Program yang Dicurigai

Cara selanjutya adalah kamu harus memeriksa secara rutin program-program yang ada di komputer kamu. Pasalnya, jika Trojan menyerang, maka dapat dipastikan kalau akan ada banyak program yang terinstal tanpa kamu sadari. Jika begitu, hapus dan uninstall program tersebut, karena akan berdampak mengerikan padar laptop atau komputer anda.

Trojan dapat melakukan semua tindakan yang berbahaya misalnya, malware ini dapat mengirim menginstal aplikasi tanpa sepengetahuan pengguna. Trojan dapat menghapus data atau file di komputer, dan yang paling berbahaya virus trojan dapat mencuri informasi penting pengguna mulai dari data kartu kredit, alamat rumah, email beserta passwordnya, foto, nomor telepon dan masih banyak lagi.

Selalu Update Antivirus dan Antimalware

Virus yang bergentayangan selalu terupdate, oleh karena itu pengguna harus mengupdate antivirus miliknya, jika tidak, maka antivirus tidak akan mengenali jenis virus terbaru dan resikonya, leptop atau komputer akan terinfeksi virus.

Update antivirus dan antimalware sangat penting dilakukan untuk menjaga komputer pengguna dalam memonitor secara realtime terhadap spyware yang begentayangan. Update juga sangat berfungsi untuk menghapus dan membuang segala macam Trojan jenis dan versi terbaru.

Selalu Aktifkan Firewall

Firewall digunakan untuk mengontrol akses terhadap siapapun yang memiliki akses terhadap jaringan privat dari pihak luar. Jadi fungsinya dapat dipahami sebagai sebagai sistem pengatur komunikasi antar dua jaringan yang berlainan.

Firewall ibarat sebuah tembok penghalang bagi virus, malware ataupun hacker yang ingin membajak komputer anda melalui jaringan internet. Firewall dapat memutuskan apakah sebuah komputer bisa terhubung ke jaringan atau memblokirnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*